Disuntik Rp900 Miliar, McLaren Mau Bikin Hybrid Balap Isi Cepat

Mobil hybrid balap isi cepat agaknya jadi salah satu rencana ke depan McLaren setelah berhasil dengan McLaren P1.

McLaren P1 sendiri merupakan petrol-electric hybrid-hypercar pertama di dunia, yang muncul lima tahun lalu, termasuk untuk pasar Indonesia.

Mobil hybrid balap isi cepat jadi satu bocoran menarik soal rencana ke depan
McLaren yang akan tercakup dalam rancangan “Track25”.

“Isi cepat” sendiri berarti pengisian daya yang sangat cepat, sistem daya baterai yang tinggi untuk pengaplikasian performa yang diharapkan dapat mempertahankan daya listrik selama lebih dari 30 menit di lintasan balap.

Bukan cuma soal isi cepat, aspek pengembangan bodi pun akan mendapat perhatian lebih, sekalipun McLaren saat ini punya mobil-mobil super dengan predikat paling enteng di dunia.

“Kami adalah luxury brand yang berkomitmen untuk berinvestasi dalam inovasi, baik dalam pengembangan dan pembuatan pipa dengan serat karbon sebagai bagian dari tempat produksi yang berbasis di Inggris,” kata Mike Flewitt, Chief Executive Officer McLaren Automotive.

Hal tersebut menurut mereka akan menyempurnakan investasi senilai 50 juta poundsterling (setara Rp940 miliar) dalam mengembangkan dan membuat teknologi ringan masa depan di McLaren Composites Technology Centre (MCTC) yang akan segera dibuka.

Jika MCTC sudah beroperasional secara sempurna, menurut mereka, 57 persen bahan baku mobil akan berasal dari Inggris.

Menariknya juga, mobil-mobil McLaren akan dilengkapi pembaharuan software over-the-air (OTA). Dengan begitu, pengguna McLaren bisa merasakan fitur-fitur anyar secara langsung tanpa perlu memasangkan fitur tambahan yang memakan waktu.

Investasi dalam 18 model baru atau turunannya ini disebut juga akan membantu menaikkan angka produksi hampir 75 persen dari saat ini. Artinya, jumlah produksi akan menjadi sekitar 6.000 unit per tahun pada pertengahan dekade berikutnya.

Saat ini sendiri, semua unit akan dirakit secara manual di McLaren Production Centre in Woking, Inggris. McLaren memiliki 31 cabang di seluruh dunia dari 86 network retail.

McLaren Automotive berharap dapat melakukan ekspansi pada cabang yang sudah ada dan juga mengevaluasi beberapa cabang baru, termasuk Rusia, India, Eropa Tengah ataupun Timur.

Karena menurut mereka permintaan meningkat, 100 cabang baru akan dibangun seperti dalam rancangan Track25.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *